Nia dan Coretannya

December 21, 2011

Bagaimana bisa

Filed under: Tentang Anak-anak

rintik

Suatu senja, ketika gerimis enggan pergi sejak pagi
Kita duduk menanti pelangi

Kukatakan padamu …
Buatkan aku sebuah puisi

Kau memandangku…lalu
Kau buang pandang menembus titik hujan di jendela

Katamu
Bagaimana bisa kubuatkan puisi untukmu
Puisiku adalah kesedihan yang dibalut duka
Puisiku adalah luka dan airmata
Bagaimana bisa kubuatkan puisi untukmu
Bersamamu adalah bahagiaku
Candaku dan tawa….
Kau berbalik….Menggenggam tanganku
Kau katakan
Jangan pernah memintaku untuk mebuat puisi
Kau pergi….
Berlalu
Meninggalkan aku yang terpaku….

Musim telah berganti
Hujan kembali membasahi
Aku kembali menanti pelangi
Menanti puisi di daun beludru kering

January 29, 2011

Kado Istimewa

Filed under: Diary

Uploaded with ImageShack.us
Terima kasih untuk anak-anakku yang telah memberikan kejutan yang manis untukku… yang telah memberikan warna di hari-hariku.

July 9, 2009

Liburan ….

Filed under: Diary

Tak terasa liburan segera berakhir, padahal dua minggu bukanlah waktu yang sedikit untuk menikmati hari-hari. Hari-hari tanpa disibukkan dengan pekerjaan di luar rumah. Liburan kali ini terasa berbeda dibandingkan dengan liburan waktu-waktu yang lalu. Biasanya liburan kuhabiskan sebagian waktuku di Garut, di rumah orang tuaku. Kali ini keponakan-keponakanku yang berlibur di Bandung, dirumahku dan di rumah adikku. Sangat menyenangkan melewatkan waktu bersama anak-anak. Banyak yang kulakukan.
Pertama, wisata buku bersama anak-anak. Sebetulnya berkunjung ke Toko Buku, biasa kami lakukan. Hal ini untuk menumbuhkan minat baca anak-anak, dan memberikan pemahaman betapa pentingnya membaca buku itu.
Kedua, kami jalan-jalan setiap waktu senggang, ke Lembang, menikmati bakar jagung, naik kuda [ salah satu hobi anak-anakku], ke Ciater menikmati air panas.
Di penghujung libur, ku sempatkan pergi ke Ciwidey, memetik ’strawbery
Metik Strawbery dulu yaaa....

Asyiiik.... Mmmmmmmmmmm (more…)

May 21, 2009

SuNdEl BoLoNg

Filed under: Tentang Anak-anak

Kaca Pecah

Jum’at tanggal 15 Mei 2009
Ujian Nasional telah usai begitu pun ujian praktek, tinggal pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah, yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 18 Mei 2009. Tapi kesibukan untuk pelaksanaan pendaftaran ke SMK sudah mulai, SMK selalu star lebih awal dibanding sekolah lainnya. Otomatis kami yang menjadi Wali Kelas mulai disibukkan dengan kepentingan anak-anak yang mau mendaftar ke SMK. Pengisian raport yang semester lima yang sebelumnya dalam raport sementara di pindahkan ke dalam raport yang asli, kemudian membantu perlengkapan syarat-syarat pendaftaran ke SMK.
Aku, yang tidak bisa kemana-mana setelah kecelakaan kecil menimpaku. Akhirnya,di haruskan kembali beraktivitas di sekolah, hal ini untuk memenuhi kepentingan anak-anak.
Hari jumat, aku ke sekolah pagi-pagi untuk memenuhi janjiku pada salah satu orang tua murid. Satu persatu anak-anak menghampiriku meminjam raport untuk di foto copy dari semester satu sampai semester lima, aku tinggal mengisi yang semester lima dan merata-ratakan setiap semesternya.
Anak-anak datang secara bergantian, jadi ditengah kekosongan aku bisa membuka note book sambil buka FB, Blog, dan menghapus email di Spam dengan diiringi lagu yang berjudul “In This Life” yang dinyanyikan Collin Raye, lagu kesukaanku sejak aku masih kuliah.
Tiba-tiba, Penny salah satu muridku menghampiri ke mejaku. Kualihkan pandanganku sambil bertanya, “Ada apa Pen…??”
“Bu, Peny pengin cerita, boleh nggak ??” Tanyanya sambil memandangku.
“Boleh,” jawabku sambil sesekali melihat ke monitor notebook di depanku.
“kemarin, kita kan latihan drama untuk ujian praktek kesenian.” Ujarnya sambil menunduk.
“Terus….,” tanyaku, melihat dia terdiam sambil menghela nafas.
“Nah, malamnya Penny mimpi,” ujarnya sambil memainkan jemarinya.
“Mimpi apa…, ketemu pacar…??” tanyaku menggodanya.
“Iiiiih, nggak, Penny belum pacar.” Jawabnya polos.
“Mimpinya serem bu, Penny mimpi didatangi orang yang nggak jelas dalam mimpi. Orang tersebut berkata, ‘hai….kalian, anak-anak jangan bikin ribut, kalian itu mengganggu tidurku.”
“Terus…,” tanyaku, melihat Penny terdiam. (more…)

April 28, 2009

Cerita di Ambang Petang

Filed under: Diary


Sebenarnya, nggak ada yang istimewa dari gambar di atas. Hanya dua orang pegawai Telkom, yang berdiri di atas tangga, memperbaiki kabel jaringan telpon yang rusak. Tapi aku selalu ingin tertawa dan seringkali tersenyum sendiri apabila melihat orang yang sedang bekerja di tiang telpon atau listrik, teringat pengalaman sahabatku. (more…)

April 20, 2009

‘AsEp StRaWbErY’

Filed under: Diary

Asep Strawbery adalah nama sebuah rumah makan yang terletak di Nagreg Garut. Kalau dari arah Bandung kita melewaati jalan yang ke arah Tasikmalaya. Tempat makan ini lumayan nyaman, bahkan sangat cocok untuk mereka yang merindukan suasana alami, kita bisa makan sambil memandang sawah, gunung yang jarang sekali kita temukan di kota-kota besar. Makanan yang tersedia adalah makanan khas Sunda, seperti Nasi Liwet.

Entah kenapa dinamakan Asep Strawbery, mungkin kalau Asep pemiliknya yang bernama Asep, kalau starwbery, hanya sedikit kutemukan pohon Strawbery. (more…)

April 1, 2009

BeUrIt, TiKuS, MoUsE

Filed under: Cerita Nia

Tikus adalah binatang pengerat yang tidak disukai hampir semua orang, bahkan cenderung ditakuti dan dibenci. Sekarang ini gambar tikus sedang trend. Koruptor digambarkan seperti tikus. Jadi tikus ibarat artis mengisi kolom-kolom surat kabar.
Suatu hari, saya membaca curhatan seorang sahabat yang tinggal di Surabaya. Bagaimana rasa takutnya terhadap tikus. Akhirnya kami terlibat obrolan mengenai rasa takutnya terhadap tikus, aku menertawakannya.Padahal dalam hatiku, aku juga takut, ngeri plus jijik terhadap binatang tersebut.

Sebetulnya, banyak sekali pengalaman yang sangat tidak mengenakan hati berkenaan dengan tikus.
Dulu, waktu aku masih muda ….( sedang jaya-jayanya… he he he ) ada pengalaman yang lumayan lucu juga menurutku. Saat itu aku sedang di depan kaca, sedikit berdandanlah. Ketika sedang asyik mematut-matut diri, tiba-tiba tikus lewat dengan santainya, ibarat peragawati yang sedang berjalan di Catwalk. Kontan aku terkejut dan melemparnya dengan sisir, entah karena aku berbakat menjadi pelempar lembing atau kebetulan saja. Lemparanku begitu tepat sasaran, membuat tikus terkapar dan mati di tempat. Itu adalah awal aku benci, ngeri dan jijik terhadap binatang yang bernama tikus. (more…)

March 23, 2009

IdE dAn KrEaTiViTaS

Filed under: Diary

Your ...idea...

Suatu hari, aku pernah bahkan seringkali kehilangan ide untuk menulis. Sebetulnya kalau ditelaah lebih dalam, bukan kehilangan ide. Tapi kehilangan kreativitas dan kemampuan untuk mengolah ide menjadi sesuatu bahan bacaan yang enak dibaca dan memberikan manfaat bagi pembaca.
Ide dapat muncul kapan pun, dan tak pernah memilih tempat untuk muncul begitu saja. Ide dapat muncul dari apa yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan saat ini. Seringkali, ide yang muncul tidak langsung kita tuangkan dalam bentuk tulisan, tapi kita endapkan atau istilah teman-teman di FB kita tabung ide, setelah cukup terkumpul barulah kita tuangkan dalam bentuk tulisan. Hanya saja, seringkali ide yang terlanjur mengendap, menjadi betul-betul mengendap hingga kita kehilangan kemampuan untuk mengolah ide tersebut.
Padahal, sehebat apa pun ide seseorang kalau hanya mengendap begitu saja, tidak ada artinya. Kita ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak sempat kita tuangkan dalam bentuk tulisan, saya pikir, ide tersebut hanyalah bahan rongsokan dalam gudang otak kita. Kita akan terhenyak, ketika ada orang lain yang menulis ide yang kita miliki atau ide yang hampir sama dengan ide yang kita miliki. Yang lebih parah lagi, sekarang ini banyak sekali orang yang suka mencari dan mencuri ide orang lain dan di klaim sebagai ide miliknya sendiri. (more…)

February 25, 2009

Anak-Anak Istimewa

Filed under: Tentang Anak-anak

Suatu hari, aku mendapat beberapa foto dari sahabatku di Sorong. Foto anak-anak di Papua, kupikir mereka anak-anak yang istimewa, memiliki kekuatan fisik yang jarang bahkan tidak dimiliki anak-anak yang tinggal diperkotaan pada umumnya.

Seorang anak mendayung perahu sendirian… dan kupikir tidak semua anak mampu melakukannya.

Perempuankecil perkasa
(more…)

February 15, 2009

LaKi-LaKi SeJaTi

Filed under: Tentang Anak-anak


Hari Rabu setelah istirahat, adalah jamku untuk mengajar di kelas 9H. Lima menit sebelum bell berbunyi, Agung salah satu muridku di kelas 9H, menghampiriku.
“Bu ada yang ngamuk,” ujarnya.
“Iya Bu …!”Ujar anak-anak yang lain.
“Ngamuk?” ujarku sambil tersenyum.
“Iiiiiyaaa ….Ibu,” Jawab anak-anak yang lain begitu kompak seperti sudah latihan sebelumnya.
“Ya …. sudah, Ibu masuk sekarang, ujarku. Sambil menyuruh anak-anak untuk mengambil buku latihan yang sudah selesai kuperiksa.
Aku masuk kelas … anak-anak yang tadinya ribut, kembali duduk dengan manis, sambil sesekali menunjuk salah satu muridku yang bernama Zaenal. Matanya begitu merah, tangan mengepal, isak tertahan keluar dari mulutnya. Tatapannya lurus ke depan, ada amarah dalam tatapannya. Aku begitu ngeri juga melihatnya. Satu kenyataan kudapatkan, jangan pernah remehkan orang marah …. walau itu hanya anak-anak. Ternyata mengerikan juga. Kudekati dia …. isaknya semakin keras dan kurasakan dia berusaha menahan amarah yang sangat besar. Kuusap-usap punggungnya ( itu yang biasa kulakukan kalau anakku menangis, dan biasanya ampuh ) sambil kutanya kenapa? (more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham