BERSABARLAH
Ini adalah merupakan kisah sejati yang pernah terjadi di Amerika serikat. Seorang pria ke luar dari rumahnya untuk mengagumi truk barunya. Alangkah kagetnya, anaknya yang berusia tiga tahun dengan gembiranya memukul – mukul cat truk yang bersih berkemilau itu dengan martil hingga peyot di sana – sini. Pria itu langsung menghampiri anaknya, memukulnya, menghantamkan martil pada tangan – tangan kecil itu sebagai hukuman. Ketika sang ayah reda marahnya, dia bersegera membawa anaknya ke rumah sakit.
Meskipun sang dokter mencoba bersusah payah untuk memulihkan tulang – tulang sang anak yang hancur itu, dokter akhirnya harus mengamputasi jari – jari dari kedua tangan anak itu. Ketika sang anak bangun dari kamar bedah dan melihat jari – jari tangannya yang hancur dalam bebatan, dengan wajah polos dia berkata, “ Ayah, aku minta maaf atas trukmu yang rusak.” Lalu dia bertanya, “ Tapi kapan jari jemariku akan tumbuh kembali ?” Sang ayah pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Renungkanlah kisah ini jika suatu saat seseorang menginjak kaki Anda, lalu Anda ingin membalasnya. Pikirlah dahulu sebelum Anda kehilangan kesabaran Anda, apalagi si pelaku adalah seseorang yang Anda cintai.
Kini di negeri kita pun sedang marak tindak kekerasan terhadap anak” hingga tidak hanya jarinya yang hancur, malah nyawa si malaikat kecil melayang. Banyak yang gara – gara masalah sepele. Truk itu dapat diperbaiki. Namun tulang yang hancur dan perasaan yang terluka tidak akan mampu diobati. Apalagi yang telah ke alam baka.
Terlalu sering kita gagal untuk mengenal perbedaan antara orang dengan perbuatannya. Kita lupa bahwa memaafkan itu lebih utama daripada melampiaskan rasa marah.
Orang dapat membuat kesalahan. Kita diizinkan untuk membuat kekeliruan. Namun tindakan – tinadakan yang kita ambil ketika dalam “KEMARAHAN” akan menyulitkan kita di kemudian hari selamanya.
( Sumber : Paras no. 33 )
RAHASIA HATI
Jika hatimu menjadi kuburan rahasia,
Hasrat hatimu akan diperoleh lebih cepat.
Nabi berkata, bahwa barangsiapa dapat menjaga rahasia
Dalam lubuk hatinya,
Dia akan segera mencapai hasrat yang ditujunya.
Jika benih ditanam di dalam tanah, segala rahasia batin akan
Menjadi taman yang subur.
Marah dan nafsu membuat orang menyimpang,
Dapat menyesatkan jiwa dari kebenaran.
Apabila yang tampil kepentinganm diri, kebajikan
Bersembunyi;
Seratus tabir terbentang antara hati dan mata.
Segarkanlah imanmu,
Tapi bukan dengan bicara.
Jika demikian, diam – diam yang kau tambah nafsumu.
Sepanjang muncul nafsu yang baru,
Maka iman tidak akan bertambah, sebab semua nafsu inilah
Yang mengunci pintu gerbang.
************ Jalaludin Rumi **********