KeNaPa HaRuS AkBar
![]()
Gambar diambil dari,thembemz.blogspot.
Kelulusan sudah berlalu, walaupun tidak seratus persen yang lulus, sekolahku 98,44 % tingkat kelulusannya. Ada 1,56 % yang tidak lulus, salah satunya adalah Akbar murid di kelasku. Terus terang aku sangat sedih sekali, kenapa harus dia ? Selama aku mengajarnya dia tergolong anak yang baik, walaupun dia tidak pintar tapi di cukup rajin ke sekolah dan mengikuti pemantapan. Padahal masih banyak anak yang lain, anak yang malas ke sekolah dan sedikit nakal, bahkan ada anak yang tidak pernah sekolah, dalam satu semester hanya beberapa hari dia sekolah dan ketika mengikuti UN dia dapat lulus dengan nilai yang baik.
Hari-hari sebelum kelulusan adalah hari-hari yang sangat melelahkan buatku, mulai dengan acara Family Day di sekolah anakku yang kebetulan acara tersebut dilaksanakan di luar sekolah jadi cukup menyita waktu dan tenaga. kedua HP-ku kena Virus, awalnya aku mendapat MMS dari seseorang yang berupa Photo yang tak dapat kubuka, dasar aku orangnya suka penasaran kucoba terus untuk dibuka, yang ternyata isinya virus, jadi setiap aku ngirim SMS pasti aku kirim MMS terima kasih untuk ‘Balga Pardede’ yang telah meluangkan waktu dan tenaga untukku." Urusan virus di HP selesai tinggal temenku Trio Kwek-kwek yang terus-terusan mengajakku mengambil baju untuk perpisahan. Akhirnya kami pergi berenam, Teh Ela dibonceng olehku, sepanjang jalan kami ngobrol dan tak terasa kami nyasar, harusnya bel juga, parahnya bukan satu atau dua tapi sampai puluhan, ada yang bilang nomorku kena tapi hal itu dibantah oleh temenku yang kebetulan MMS itu nyasar padanya, dia pun tak lupa mengirimkan beberapa anti virus sambil menuntunku untuk membuang virus tersebut, ternyata tak semudah kubayangkan, sampai bermacam-macam anti virus dicoba, aku hampir putus asa, kubilang udah akh…aku ganti HP aja, "bentar dulu," ujarnya. Coba lagi yang ini. Akhirnya Virus itu hilang dari HP-ku "Terima kasih untuk ok ini….lurus… "gpp deh masih Bandung," ujar Teh Ela. Kami sepakat untuk parkir di Gramedia, ternyata penuh banget dan tidak bisa parkir disana. Kuputuskan untuk parkir sendiri Teh Ela kusuruh menunggu, stelah kuparkir motorku kucari Teh Ela ternyata sudah tidak ada di tempat tadi, aku bingung, kucari kesana-sini, aku lupa tasku dibawa Teh Ela, dompet dan HP-ku ada disana. aku bingung dan betul-betul bingung. Tapi Alhamdulillah akhirnya ketemu walau cukup lama mencari.
Sore hari baru pulang, pukul setengah enam aku sampai di sekolah lagi, sambil melihat informasi kelulusan untuk besok, ternyata belum ada, untuk informasi paling pukul sepuluh malam. (more…)
