SEBERAPA KENALKAH KITA TERHADAP ANAK

Setiap tahun ajaran baru, kutemui anak-anak yang baru dan masalah yang kuhadapi pun selalu baru dan berbeda tiap tahunnya. Dulu pernah kumiliki seorang murid yang cukup unik dan membuatku kehabisan akal untuk menghadapinya. Walau sudah beberapa tahun yang lalu, tapi aku masih ingat bagaimana rupa dan sifat anak itu, namanya Irfan.
Irfan adalah anak yang pendiam, sering bolos sekolah, tidak pernah mengerjakan PR, dan sifat-sifat buruk lainnya. Yang lebih parah, walau ditegur bagaimanapun dia akan diam seribu bahasa, tidak pernah membantah untuk membela diri atau mengiyakan apa yang dia lakukan. Bahkan orang tuanya pun angkat tangan dengan sifat anaknya. Dia dapat lulus ujian pun merupakan anugerah yang tak terhingga.
Sampai suatu hari aku bertemu kembali dengan orang tuanya Irfan, dan mereka berharap jika kelas tiga nanti mudah-mudahan sayalah yang menjadi wali kelas adiknya Irfan. Aku hanya tersenyum sambil berharap,” aduuuh jangan dong.” Ujarku dalam hati saat itu. Bukan aku memilih-milih anak,tapi rasanya cape juga kalau kita berhadapan dengan suatu masalah yang sama. (more…)