Anak-Anak Istimewa
Suatu hari, aku mendapat beberapa foto dari sahabatku di Sorong. Foto anak-anak di Papua, kupikir mereka anak-anak yang istimewa, memiliki kekuatan fisik yang jarang bahkan tidak dimiliki anak-anak yang tinggal diperkotaan pada umumnya.
Seorang anak mendayung perahu sendirian… dan kupikir tidak semua anak mampu melakukannya.
Perempuankecil perkasa
<
Mereka memakanKelapa langsung tanpa dipotong terlebih dahulu
Anak-anak, dimanapun dan apa pun keadaannya, hidupnya penuh dengan tawa dan kegembiraan. Mereka tidak tahu dibelahan bumi yang lain, anak-anak seusianya sibuk dengan Video games, Play station. Begitu sederhananya mereka dan banyak yang dapat kita petik dari kehidupan mereka. Salah satunya KESEDERHANAAN.
( Terima Kasih untuk sahabatku yang sudah mengirimkan beberapa gambar untukku).
Fotonya ternyata bagus, ya. Saya sangat seneng anak-anak di Papua. Sampai ke pedalaman sekali pun, mereka bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Satu hal yang patut dicontoh dari anak-anak ini bahwa mereka biasanya memberi salam . . misalnya selamat pagi atau selamat siang . . terlebih dahulu bila kita berpapasan dengan mereka di jalan.
Comment by wawan — February 25, 2009 @ 4:18 am
Yang lebih hebat lagi orang tuanya…mampu mendidik mereka dengan baik, walau di tengah segala keterbatasan. Kita Sepantasnya malu kalau tidak mampu mendidik anak-anak kita memiliki sopan santun yang mereka miliki.
Comment by nia — February 25, 2009 @ 8:17 am
Saya sangat terkesan dengan penjelasan Pak Wawan tentang masyarakat Papua. Ternyata pendidikan etika dan moral itu bisa kita dapatkan dari masyarakat yang menurut “orang kota” terisolir. Saya bangga mempunyai saudara sebangsa seperti mereka.
Comment by pop — February 27, 2009 @ 1:45 am
Punten iyeu sanes ngo-menan artikel. Tapi pokokna bagus lah anak2 pedalaman itu ….Kunaonnya uwa nyerat komen di SB teu tiasa lebet…Siga nu alimeun dianjangan ku si uwa. SB na ….he he he…..
Comment by si uwa — March 4, 2009 @ 2:23 am
Ah, betapa bahagianya menjadi anak-anak Papua. Mereka anak alam yang begitu kaya akan pengalaman hidup. Saya jadi rindu masa kecil saya…. Salut buat yang bisa mengabadikan poto ini.
Comment by reni — March 12, 2009 @ 3:48 am