Nia dan Coretannya

March 23, 2009

IdE dAn KrEaTiViTaS

Filed under: Diary

Your ...idea...

Suatu hari, aku pernah bahkan seringkali kehilangan ide untuk menulis. Sebetulnya kalau ditelaah lebih dalam, bukan kehilangan ide. Tapi kehilangan kreativitas dan kemampuan untuk mengolah ide menjadi sesuatu bahan bacaan yang enak dibaca dan memberikan manfaat bagi pembaca.
Ide dapat muncul kapan pun, dan tak pernah memilih tempat untuk muncul begitu saja. Ide dapat muncul dari apa yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan saat ini. Seringkali, ide yang muncul tidak langsung kita tuangkan dalam bentuk tulisan, tapi kita endapkan atau istilah teman-teman di FB kita tabung ide, setelah cukup terkumpul barulah kita tuangkan dalam bentuk tulisan. Hanya saja, seringkali ide yang terlanjur mengendap, menjadi betul-betul mengendap hingga kita kehilangan kemampuan untuk mengolah ide tersebut.
Padahal, sehebat apa pun ide seseorang kalau hanya mengendap begitu saja, tidak ada artinya. Kita ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak sempat kita tuangkan dalam bentuk tulisan, saya pikir, ide tersebut hanyalah bahan rongsokan dalam gudang otak kita. Kita akan terhenyak, ketika ada orang lain yang menulis ide yang kita miliki atau ide yang hampir sama dengan ide yang kita miliki. Yang lebih parah lagi, sekarang ini banyak sekali orang yang suka mencari dan mencuri ide orang lain dan di klaim sebagai ide miliknya sendiri.
Berbagai kemungkinan dapat terjadi; pertama kemungkinan orang tersebut memiliki ide yang sama dengan ide yang kita milki, kedua tanpa sengaja ketika kita terlibat obrolan santai dengan teman kita, kita sampaikan apa yang menjadi ide kita. Dan ternyata, teman kita lebih peka dan kreatif dalam menangkap kata-kata yang kita lontarkan, yang ternyata sebuah ide yang brilian. Kita tidak akan bisa menggugat, karena kita tidak memiliki bukti yang kuat, kalau apa yang mereka tulis itu berasal dari ide kita. Siapa yang akan percaya toh kenyataannya teman kitalah yang pertama kali ,membuat tulisan, bahkan kita akan dianggap hanya mengekor ketenaran orang lain atau istilahnya numpang beken.
Akhirnya, saya dapat menyimpulkan.Janganlah kita berbangga diri karena kita memiliki ide-ide yang begitu hebat, tapi hanya sebatas ide saja. Tanpa mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan. Mungkin kalau istilah teman saya,Sujarwadi. “Yang terpenting adalah bagaimana kita mengeksekusi ide-ide yang kita miliki “.
Ada lagi, komentar seorang teman. Ketika kita menyaksikan seorang penulis yang berhasil karena tulisannya yang fenomenal dia hanya berujar,” Sebenarnya, banyak kok orang lain yang memiliki pengalaman seperti dia. Hanya saja kebetulan dia menuangkannya dalam bentuk tulisan dan yang jelas dia bernasib baik.”
Ya … itulah hebatnya orang yang memiliki kreativitas, dia mampu menuangkan ide yang sebagian orang dianggap remeh-temeh ternyata menghasilkan suata karya yang maha hebat. Akhirnya, timbul pertanyaan dalam diriku. Apa yang pernah kutulis, atau apa yang pernah dibuat oleh orang-orang yang suka mencibir hasil karya orang lain. Apakah kita hanya bicara dan bicara tanpa pernah membuat karya sedikit pun.
Dalam buku Anak Semua Bangsa, buah karya Pramoedya Ananta Toer. Dikatakan,”Orang akan dikenang karena karya-karyanya”. Apakah kita akan meninggalkan alam fana ini tanpa menorehkan sesuatu untuk dikenang oleh, suami, istri, anak-anak, bahkan teman-teman kita, mungkin yang lebih jauhnya lagi oleh generasi kita selanjutnya. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda, tak ada orang yang mampu menguasai segala ilmu. Pernahkah kita bertanya …apa sih minat kita yang sebenarnya? Atau apa siih yang sebetulnya ingin saya persembahkan untuk orang-orang terdekat kita, apakah uang, harta yang melimpah atau ilmu pengetahuan.
Lalu … sudahkah kita mencoba, bahkan menguasai apa yang menjadi minat kita? Atau apa yang menjadi minat kita hanya sebatas angan-angan. Seperti kumpulan awan yang terlihat indah, sulit digapai dan cepat berlalu karena musim dan tertiup angin. Kita tidak perlu memiliki banyak kemampuan tapi dikuasai hanya setengah-setengah. Cukup dengan satu kemampuan tapi kita kuasai betul-betul. Jadikan minat yang lainnya sebagai pelengkap, memberi nuansa warna yang indah dalam hidup kita.
Setiap helaan nafas , jam yang berputar, tiupan angin, dan teriknya mentari. Menjadi ide untuk berkarya, Lewat tangan sang kreativitas yang mewujudkan setiap ide yang muncul menjadi sebuah mahakarya.

7 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://nia.blogsome.com/2009/03/23/ide-dan-kreativitas/trackback/

  1. Sok atuh teraskeun nyeratna, nu langkung rame, langkung heboh, langkung panjaaannnggg…..

    Comment by pop — March 23, 2009 @ 6:13 am

  2. Yups….. sepanjang jalan kenangan… he he he

    Comment by nia — March 23, 2009 @ 6:25 am

  3. . . . Kita slalu bergandeng tangan . . Saling memberi ide untuk dikembangkan. Pasti cemerlang. .

    Comment by wawan — March 23, 2009 @ 11:10 am

  4. Tidak hanya bergandengan tangan untuk saling memberi ide… tapi kita pun harus siap dengang segala kritikan dan teguran menuju yang terbaik. Trim’s ya Pak.

    Comment by nia — March 24, 2009 @ 3:32 am

  5. Betul Bu, orang akan di kenang akan karya2nya.
    sok ahh… saling geuing dina kahadean kitupan saur sepuh oge he..he….
    mangga aah…salam kenal

    Comment by aminhers — March 27, 2009 @ 1:46 pm

  6. Salam kenal kembali,….Pak!

    Comment by nia — March 28, 2009 @ 12:40 pm

  7. kenapa harus karena supaya dikenang dan diingat orang lain untuk berkreatifitas dan berkarya..?

    Comment by Gibson — May 19, 2009 @ 11:42 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham