BeUrIt, TiKuS, MoUsE

Tikus adalah binatang pengerat yang tidak disukai hampir semua orang, bahkan cenderung ditakuti dan dibenci. Sekarang ini gambar tikus sedang trend. Koruptor digambarkan seperti tikus. Jadi tikus ibarat artis mengisi kolom-kolom surat kabar.
Suatu hari, saya membaca curhatan seorang sahabat yang tinggal di Surabaya. Bagaimana rasa takutnya terhadap tikus. Akhirnya kami terlibat obrolan mengenai rasa takutnya terhadap tikus, aku menertawakannya.Padahal dalam hatiku, aku juga takut, ngeri plus jijik terhadap binatang tersebut.
Sebetulnya, banyak sekali pengalaman yang sangat tidak mengenakan hati berkenaan dengan tikus.
Dulu, waktu aku masih muda ….( sedang jaya-jayanya… he he he ) ada pengalaman yang lumayan lucu juga menurutku. Saat itu aku sedang di depan kaca, sedikit berdandanlah. Ketika sedang asyik mematut-matut diri, tiba-tiba tikus lewat dengan santainya, ibarat peragawati yang sedang berjalan di Catwalk. Kontan aku terkejut dan melemparnya dengan sisir, entah karena aku berbakat menjadi pelempar lembing atau kebetulan saja. Lemparanku begitu tepat sasaran, membuat tikus terkapar dan mati di tempat. Itu adalah awal aku benci, ngeri dan jijik terhadap binatang yang bernama tikus. (more…)


, dan malu pada diriku yang sudah berpikir yang tidak-tidak. Rasanya malu sendiri sih kalau tertawa sendiri, akhirnya kuperlihatkan pada teman-teman yang lain sambil sedikit menggunakan trik’s menipu
, dan seperti aku semua juga berpikir kalau Trio Macan itu penyanyi Indonesia yang cukup terkenal. ( Terima kasih Untuk Pak Wawan80 yang telah mengirimkan gambar).
"GURU TELAT DATANG" Mereka berusaha menjadi teladan bagi semua yang hanya sebatas teori saja, pelaksanaannya malah menimbulkan pertanyaan APA YANG HARUS SAYA TELADANI ??? Belum selesai dengan guru berprestasi dan guru teladan, muncul lagi dengan "SERTIFIKASI GURU" Yang konon katanya kalau guru yang sudah memiliki sertifikasi akan mendapatkan dua kali lipat gaji pokok. Tapi syaratnya harus mengumpulkan poin, 800 poin.Nah poin itu didapat dari….KBM ( kegiatan belajar mengajar ), keaktifan kita mengikuti kegiatan - kegiatan apakah seminar, MGMP, pelatihan - pelatihan, dll. Akhirnya semua berlomba - lomba mengikuti seminar, pelatihan bahkan melanjutkan ke jenjang S2 agar sertifikasi berjalan lancar. Lalu Bagaimanakah dengan anak - anak kita di kelas ??? kalau guru - gurunya sibuk untuk sertifikasi. Tapi dari semua itu masih banyak kok guru yang tidak tergiur dengan label - label seperti itu. Yang masih tahu apa tugas utamanya, Dia sebagai guru.Dan aku pun bersyukur karena Alloh telah memberikan takdir teramat manis untukku ‘ MENJADI SEORANG GURU ".