SuNdEl BoLoNg

Jum’at tanggal 15 Mei 2009
Ujian Nasional telah usai begitu pun ujian praktek, tinggal pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah, yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 18 Mei 2009. Tapi kesibukan untuk pelaksanaan pendaftaran ke SMK sudah mulai, SMK selalu star lebih awal dibanding sekolah lainnya. Otomatis kami yang menjadi Wali Kelas mulai disibukkan dengan kepentingan anak-anak yang mau mendaftar ke SMK. Pengisian raport yang semester lima yang sebelumnya dalam raport sementara di pindahkan ke dalam raport yang asli, kemudian membantu perlengkapan syarat-syarat pendaftaran ke SMK.
Aku, yang tidak bisa kemana-mana setelah kecelakaan kecil menimpaku. Akhirnya,di haruskan kembali beraktivitas di sekolah, hal ini untuk memenuhi kepentingan anak-anak.
Hari jumat, aku ke sekolah pagi-pagi untuk memenuhi janjiku pada salah satu orang tua murid. Satu persatu anak-anak menghampiriku meminjam raport untuk di foto copy dari semester satu sampai semester lima, aku tinggal mengisi yang semester lima dan merata-ratakan setiap semesternya.
Anak-anak datang secara bergantian, jadi ditengah kekosongan aku bisa membuka note book sambil buka FB, Blog, dan menghapus email di Spam dengan diiringi lagu yang berjudul “In This Life” yang dinyanyikan Collin Raye, lagu kesukaanku sejak aku masih kuliah.
Tiba-tiba, Penny salah satu muridku menghampiri ke mejaku. Kualihkan pandanganku sambil bertanya, “Ada apa Pen…??”
“Bu, Peny pengin cerita, boleh nggak ??” Tanyanya sambil memandangku.
“Boleh,” jawabku sambil sesekali melihat ke monitor notebook di depanku.
“kemarin, kita kan latihan drama untuk ujian praktek kesenian.” Ujarnya sambil menunduk.
“Terus….,” tanyaku, melihat dia terdiam sambil menghela nafas.
“Nah, malamnya Penny mimpi,” ujarnya sambil memainkan jemarinya.
“Mimpi apa…, ketemu pacar…??” tanyaku menggodanya.
“Iiiiih, nggak, Penny belum pacar.” Jawabnya polos.
“Mimpinya serem bu, Penny mimpi didatangi orang yang nggak jelas dalam mimpi. Orang tersebut berkata, ‘hai….kalian, anak-anak jangan bikin ribut, kalian itu mengganggu tidurku.”
“Terus…,” tanyaku, melihat Penny terdiam. (more…)


Jika anak banyak dicela Ia akan terbiasa menyalahkan